Text
Bedebah di Ujung Tanduk
“Di Negeri Para Bedebah, Pencuri, perampok, Bagai musang berbulu domba. Di depan, wajah mereka tersenyum penuh pencitraan. Di belakang penuh tipu-tipu.
Di negeri di ujung tanduk, pencuri perampok, berkeliaran menjadi penegak hukum. Di depan, di belakang tidak malu-malu lagi.
Tapi setidaknya, Kawan, dalam situasi apapun, petarung sejati akan terus bertarung habis-habisan bersama sahabat sejati. Karena esok, matahari akan terbit sekali lagi. Bersama harapan.”
| PMBB01576 | 813 LIY b | My Library (Kesusastraan) | Sedang Dipinjam (Jatuh tempo pada2026-02-05) |
Tidak tersedia versi lain