Text
The Art of Thrifting: Panduan Berburu Barang Vintage Dari Pasar Gedebage Sampai (Amden Market, London)
Pernah nggak terpikir kalau seleb seperti Zoe Kravitz, Lorde, Katy Perry, hingga seleb lokal seperti Alex Abbad dan Tara Basro ternyata menikmati thrifting alias berburu barang vintage atau secondhand? Buat yang masih belum akrab sama kebiasaan ini mungkin akan langsung berkomentar, “Oh, really? Apa nggak risih ya, mereka ngubek-ngubek begituan?” dan lain sebagainya.
Namun, ternyata dalam beberapa tahun terakhir ini koleksi secondhand atau preloved semakin banyak digemari. Puluhan toko online dan butik recycle bermunculan dan menawarkan barang-barang bekas yang dikurasi secara serius. Baju bekas tidak lagi dianggap memalukan, penggemarnya justru bisa dibilang adalah para hipster yang terus mencari cara untuk terlihat beda. Buat pelajar atau mahasiswa yang punya budget terbatas tapi ingin tetap stand out dan keren, thirfting is one of the best option! Bermacam-macam parka, jaket, dres sampai pernik unik bisa didapat dengan harga yang super murah.
Bagi Nazura Gulfira, ada sesuatu yang menantang sekaligus menyenangkan mengenai thrifting. Petualangannya dimulai dari sebuah pasar baju bekas di Jakarta Pusat. Pengalaman pertama memilih, menawar, dan membersihkan barang temuannya itu benar-benar berkesan dan membuat ia ketagihan untuk terus melakukannya. Lokasi thrifting rekomendasinya sangat bervariasi, mulai dari Pasar Gedebage (Bandung), Mode Off (Tokyo), sampai Camden Market (London).
Simak petualangan dan tips lengkap mendapatkan hingga merawat barang vintage temuanmu di buku “The Art of Thrifting”. Mungkin saja kamu bisa menjadi the master of thrifting berikutnya. Happy thrifting!
| PMBB1285 | 745 GUL t | My Library (Seni dan Olahraga) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain